Perbedaan Some dan Any
Some
Some/ beberapa digunakan pada kata benda yang bisa dihitung [countable noun] dan tidak bisa dihitung [uncountable noun]. Tetapi untuk kalimat Positif/Affirmative/Pernyataan, Penawaran, permintaan, dan pertanyaan jika kamu berharap pertanyaannya dijawab “Yes/ya”.
Contoh:
- I have some friends to be visited next week.
- The seller pour some milk into the porridge.
Some
Some/ beberapa digunakan pada kata benda yang bisa dihitung [countable noun] dan tidak bisa dihitung [uncountable noun]. Tetapi untuk kalimat Positif/Affirmative/Pernyataan, Penawaran, permintaan, dan pertanyaan jika kamu berharap pertanyaannya dijawab “Yes/ya”.
Contoh:
- I have some friends to be visited next week.
- The seller pour some milk into the porridge.
Any
Any/ beberapa digunakan pada kata benda yang bisa dihitung [countable noun] dan tidak bisa dihitung [uncountable noun]. penggunaannya untuk kalimat negatif atau pertanyaan.
Contoh:
- Have you got any bananas? No, we haven’t got any. But we’ve got some oranges.
- Do you have any idea to solve this problem?
Perbadaan Much dan Many
Much
Much digunakan untuk benda-benda yang tak dapat dihitung, dan untuk menghitungnya diperlukan suatu takaran/timbangan dan ukuran tertentu. Patokan suatu benda tidak dapat dihitung adalah jika untuk menghitungnya harus menggunakan alat bantu. seperti liter, rupiah, kilogram dsb.
Contoh:
- You took too much sugar in your tea, it’s not good for your health.
- We need much sand to build a big building.
Many
Many digunakan untuk benda-benda yang bisa dihitung (countable noun)
Contoh:
- How many fruit you take from refrigerator?
- Many people asked me if I have got married or not.
Perbadaan A lot of dan A few
A lot of
A lot of bisa digunakan baik untuk benda yang bisa dihitung maupun yang tidak bisa dihitung. Artinya bisa digunakan untuk mengganti posisi Many.
Yang membedakan dengan Many dan Much adalah bahwa kebiasaan penggunaannya.
Contoh:
- I have a lot of friends who always stand by me.
- How much money do you have? I have a lot of money.
Any/ beberapa digunakan pada kata benda yang bisa dihitung [countable noun] dan tidak bisa dihitung [uncountable noun]. penggunaannya untuk kalimat negatif atau pertanyaan.
Contoh:
- Have you got any bananas? No, we haven’t got any. But we’ve got some oranges.
- Do you have any idea to solve this problem?
Perbadaan Much dan Many
Much
Much digunakan untuk benda-benda yang tak dapat dihitung, dan untuk menghitungnya diperlukan suatu takaran/timbangan dan ukuran tertentu. Patokan suatu benda tidak dapat dihitung adalah jika untuk menghitungnya harus menggunakan alat bantu. seperti liter, rupiah, kilogram dsb.
Contoh:
- You took too much sugar in your tea, it’s not good for your health.
- We need much sand to build a big building.
Many
Many digunakan untuk benda-benda yang bisa dihitung (countable noun)
Contoh:
- How many fruit you take from refrigerator?
- Many people asked me if I have got married or not.
Perbadaan A lot of dan A few
A lot of
A lot of bisa digunakan baik untuk benda yang bisa dihitung maupun yang tidak bisa dihitung. Artinya bisa digunakan untuk mengganti posisi Many.
Yang membedakan dengan Many dan Much adalah bahwa kebiasaan penggunaannya.
Contoh:
- I have a lot of friends who always stand by me.
- How much money do you have? I have a lot of money.
A Few
A few atau Little artinya sedikit. A few untuk kata benda yang dapat dihitung.
Contoh:
- Have got a few friends in a day.
- I have saved a little money in this month.
A few atau Little artinya sedikit. A few untuk kata benda yang dapat dihitung.
Contoh:
- Have got a few friends in a day.
- I have saved a little money in this month.
Peraturan Article Dalam Bahasa Inggris : A, An, The
Penggunaan A dan An
A/An termasuk kedalam indifinite article. Artikel ini digunakan unutk menunjukkan sesuatu yang sifatnya umum atau tidak spesifik. Kedua artikel ini digunakan ketika kita menunjukkan atau membicarakan sesuatu pertama kali. Dua-duanya digunakan untuk singular countable nouns. Contoh:
- Can you play me a music?
Artinya : Seseorang menyuruh untuk memainkan musik. Musik disini tidak spesifik apa yang harus dimaikan. Bisa saja itu musik pop, rock, metal, atau bahkan dangdut. Yang terpenting adalah memainkan musik tidak peduli musik jenis apa.
There is a policeman and a policewoman in front of your house. The policeman is wearing a brown shirt.
Artinya : Ingat article a/an digunakan ketika menunjukkan atau membicarakan sesuatu untuk pertama kalinya. Di kalimat pertama antara pembaca dan pendengar belum mengetahui polisi dan polwan yang dimaksud dalam pembicaraan. Tapi unutk kalimat kedua, mereka sudah mengetahui polisi yang dimaksud yaitu polisi yang ada didepan rumah. Oleh karena itu menggunakan article “the”.
Article A digunakan untuk nouns yang berawalan dengan lafal atau bunyi konsonan.
Contohnya : a man, a woman, a car, a university, dll.
Article An digunakan untuk nouns yang berawalan dengan lafal atau bunyi vowel/vokal. Contohnya : an umbrella, an ant, an egg, an hour
Penggunaan The
The adalah definite article. “The” digunakan sebelum singular dan plural nouns. Article ini juga digunakan pada countable dan uncountable nouns. Kata the digunakan ketika kita membicarakan sesuatu yang spesifik atau diantara pembicara dan pendengar nya sudah saling mengerti atau mengetahui tentang objek yang dimaksud.
Contoh:
- Can you play the video?
Artinya : Video yang diminta untuk dimainkan oleh pembicara disini maksud nya adalah video yang sama-sama dimaksudkan oleh pembicara dan pendengar. Dan sudah spesifik dan jelas bagi mereka video mana yang akan dimainkan. Berbeda jika pembicara itu bilang “Can you play a video” yang memiliki arti pembicara menginginkan pendengar untuk memainkan video apa saja tidak ada penjelasan secara khusus dan terserah pendengar mau memainkan video yang mana.
CONTOH PENGGUNAAN A, AN, DAN THE
The
- Jakarta is the capital city of Indonesia.
- Monumen Nasional is Indonesia’s national monument.
- I found the glasses you were looking for.
A/An
- I saw a star tonight.
- I had an omelette for breakfast today.
- She ordered a drink inside the restaurant.
KALIMAT PASIF dan AKTIF SIMPLE PRESENT TENSE
Kalimat Pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan atau dikenai perbuatan.
Berikut ini rumus untuk membuat kalimat pasif dalam simple present tense:
The
- Jakarta is the capital city of Indonesia.
- Monumen Nasional is Indonesia’s national monument.
- I found the glasses you were looking for.
A/An
- I saw a star tonight.
- I had an omelette for breakfast today.
- She ordered a drink inside the restaurant.
KALIMAT PASIF dan AKTIF SIMPLE PRESENT TENSE
Kalimat Pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan atau dikenai perbuatan.
Berikut ini rumus untuk membuat kalimat pasif dalam simple present tense:
Positif : Subjek + is/am/are + past participle/V3
Negatif : Subjek + is/am/are + Not + Past Participle
Pertanyaan : is/am/are + Subjek + Past Participle
Ciri-ciri :
1. Subjeknya
sebagai penderita.
2. Arti dari kata
kerjanya berawalan di-, ter-, atau ,ter-kan.
3. Kalimat pasif
dalam bahasa Inggris selalu memakai kata kerja bentuk ke-3/past participle.
Contoh :
Aktif : Lia Maemun makes a strawberry cake.
Pasif : A strawberry cake is made by Lia Maemun
Aktif : Rosinta writes a short story.
Pasif : A short story is written by Rosinta
Pada kalimat aktif, si subjek yang melakukan pekerjaan atau perbuatan, sedangkan pada kalimat pasif si subjek yang dikenai pekerjaan atau perbuatan.
Contoh :
Aktif : Lia Maemun makes a strawberry cake.
Pasif : A strawberry cake is made by Lia Maemun
Aktif : Rosinta writes a short story.
Pasif : A short story is written by Rosinta
Pada kalimat aktif, si subjek yang melakukan pekerjaan atau perbuatan, sedangkan pada kalimat pasif si subjek yang dikenai pekerjaan atau perbuatan.
Pada kalimat pasif yang ditekankan adalah pekerjaannya atau
perbuatannya/verbnya, dan tidak terlalu penting siapa atau apa yang melakukan
perkejaan itu. Kita tidak perlu selalu memakai kata “by…/oleh…” dalam kalimat
pasif.
Contoh:
-
His computer was stolen.
Pada contoh di atas, tidak terdapat kata “by…” dan kalimat
pasif tersebut juga benar.
Contoh:
Aktif : Anita repairs
the work immediately.
Anita does not repair the work immediately.
Does she repair the work immediately?
Pasif : The work is repaired by her immediately.
The work is not repaired by her immediately.
Is the work repaired by her immediately?
Anita does not repair the work immediately.
Does she repair the work immediately?
Pasif : The work is repaired by her immediately.
The work is not repaired by her immediately.
Is the work repaired by her immediately?
Present Continous Tense
Merupakan bentuk tense yang banyak digunakan dalam percakapan sehari-hari dengan bahasa Inggris, layaknya present simple tense. Pada dasarnya, pengertian present continuous tense adalah sebuah bentuk kalimat yang digunakan untuk menyatakan kejadian yang sedang terjadi atau dilakukan pada waktu kejadian tersebut disampaikan atau dikatakan. Misalnya,Saya sedang melakukan kegiatan belajar pRumus Present Continuous Tense
Rumus present
continuous tense dapat dibedakan menjadi 3 rumus dasar, yang meliputi kalimat
positif, kalimat negatif dan kalimat interogatif atau kalimat tanya. Berikut 3
rumus dasar present continuous tense:
Kalimat Positif
Subyek + ToBe1 + Verb 1-ing (Present Participle)
Kalimat Negatif
Subyek + ToBe1 + Not + Verb 1-ing (Present Participle)
Kalimat Interogatif atau Kalimat Tanya
ToBe1 + Subyek + Verb 1-ing (Present Participle)?
Kalimat Positif
Subyek + ToBe1 + Verb 1-ing (Present Participle)
Kalimat Negatif
Subyek + ToBe1 + Not + Verb 1-ing (Present Participle)
Kalimat Interogatif atau Kalimat Tanya
ToBe1 + Subyek + Verb 1-ing (Present Participle)?
Bentuk “tobe1”
yang digunakan disini adalah bentuk dasar, yaitu am, are dan is. Tobe “am”
digunakan untuk subjek I, tobe “are” digunakan untuk subjek You, they dan we.
Sedangkan tobe “is” digunakan untuk subjek He, she dan it. Present continuous
tense juga dapat digunakan pada kata atau kalimat dengan tipe Dynamic Verb.
Artinya, kalimat tersebut harus menyatakan sesuatu yang sedang dilakukan atau
terjadi. Tense ini tidak dapat digunakan untuk menyatakan kondisi ada saat ini.
Present Perfect Tense
Present Perfect Tense
Merupakan suatu bentuk kata kerja
yang digunakan untuk menyatakan suatu aksi atau situasi yang telah dimulai
di masa lalu dan masih berlanjut sampai sekarang atau telah selesai pada suatu
titik waktu tertentu di masa lalu namun efeknya masih berlanjut.
Rumus :
Positif (+) S + aux. verb(have/has) + V-3/past participle
Negatif (-) S + aux. verb(have/has) + not + V-3/past participle
Introgatif(?) aux. verb(have/has) + S + V-3/past participle
Contoh kalimat :
(+) I have read the book
(-) I have not read the book
(?)Have I read the book?
Rumus :
Positif (+) S + aux. verb(have/has) + V-3/past participle
Negatif (-) S + aux. verb(have/has) + not + V-3/past participle
Introgatif(?) aux. verb(have/has) + S + V-3/past participle
Contoh kalimat :
(+) I have read the book
(-) I have not read the book
(?)Have I read the book?
Simple Past Tense
Simple
past tense adalah suatu bentuk kata kerja sederhana untuk
menunjukkan bahwa suatu kejadian terjadi di masa lampau. Pada simple past tense, waktu kejadian
(yesterday, last two days, last year) atau periode waktunya (for two
months, for a day, for an hour) dapat disebutkan secara spesifik. Simple past tense juga dapat
digunakan untuk membentuk conditional sentence tipe 2
Rumus Simple Past Tense
Simple past tense dibentuk dari
verb-2 (past tense) atau linking verb “Be” (was, were). Verb-2
merupakan bare invinitive (bentuk dasar verb) dengan tambahan -ed, -en, -d, -t, -n,
atau -ne untuk regular verb atau bentuk yang
tidak konsisten pada irregular
verb.
(Was) yang merupakan singular verb digunakan pada singular subject (seperti: I, she, he, it, Andi, dan the cat) kecuali “you”, sebaliknya were yang merupakan plural verb digunakan pada plural subject (seperti: you, they, we, Andi and Susi, dan the cats)
(+) S + Verb-2 (past tense)
(-) S + did + not + bare infinitive
(?) Did + S + bare infinitive
Contoh :
(+)The teacher came
(-) The teacher didn’t come
(?) Did the teacher come?
Past Continuous Tense.
Past continuous tense atau past progressive tense adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu aksi sedang terjadi pada waktu tertentu di masa lampau.
Berbeda dengan active voice – past continuous tense yang main verb-nya berupa present participle, main verb pada passive voice – past continuous tense berupa past participle
Past participle ditemani oleh auxiliary verb “be” berupa was/were dan “being”. Be disesuaikan dengan subject pada passive voice (= object pada active voice) — memenuhi subject-verb agreement. Adapun agent pada passive voice merupakan subject pada active voice
(Was) yang merupakan singular verb digunakan pada singular subject (seperti: I, she, he, it, Andi, dan the cat) kecuali “you”, sebaliknya were yang merupakan plural verb digunakan pada plural subject (seperti: you, they, we, Andi and Susi, dan the cats)
(+) S + Verb-2 (past tense)
(-) S + did + not + bare infinitive
(?) Did + S + bare infinitive
Contoh :
(+)The teacher came
(-) The teacher didn’t come
(?) Did the teacher come?
Past Continuous Tense.
Past continuous tense atau past progressive tense adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu aksi sedang terjadi pada waktu tertentu di masa lampau.
Berbeda dengan active voice – past continuous tense yang main verb-nya berupa present participle, main verb pada passive voice – past continuous tense berupa past participle
Past participle ditemani oleh auxiliary verb “be” berupa was/were dan “being”. Be disesuaikan dengan subject pada passive voice (= object pada active voice) — memenuhi subject-verb agreement. Adapun agent pada passive voice merupakan subject pada active voice
Rumus Active
Voice dan Passive Voice dalam past continuous tense
S + was/were + present participle + direct object (Active Voice)
S (direct object) +was/were + being + past participle (Passive Voice)
Contoh Active Voice :
- My friend was baking bread when I came.
Contoh Passive Voice
- Bread was being baked when I came.
Past Perfect Tense
S + was/were + present participle + direct object (Active Voice)
S (direct object) +was/were + being + past participle (Passive Voice)
Contoh Active Voice :
- My friend was baking bread when I came.
Contoh Passive Voice
- Bread was being baked when I came.
Past Perfect Tense
Seperti active
voice, main
verb passive past perfect
tense juga berupa past
participle dan diawali auxiliary
verb “had”. Bedanya, passive
past perfect tense mendapatkan tambahan auxiliary verb “been”.
Had digunakan untuk subject pada passive voice (= object pada active voice) apapun. Adapun agent pada passive voice merupakan subject pada active voice.
Rumus passive voice dalam past perfect tense
Active Voice
S + had + past participle + direct object
Passive Voice
S (direct object) + had + been + past participle
Contoh kalimat Aktif
- They had used poison gas in World War I.
Contoh kalimat Pasif
- Poison gas had been used in World War I.
Penggunaan Indefinite Pronouns
Indefinite pronouns adalah kata ganti untuk orang, benda atau hal umum yang tidak spesifik.
a). Some digunakan dalam suatu kalimat pernyataan yang positif
contoh:
- I took some photos.
- There is some rice ini the bag.
- I have some one.
some juga digunakan dalam kalimat tanya yang mengharapkan jawaban "yes".
Contoh:
- Would you like some chocolate?
- Can/Have some coffee?
- Would you like some wine?
b). Any digunakan dalam suatu kalimat pernyataan yang negatif.
Contohnya:
- I didn't take any photos.
- There isn't any butter loafed.
- I haven't any matches.
Any juga digunakan dalam kalimat tanya.
Contohnya:
- Have you any money?
- Did you see any snakes?
- Is there any sugar on the table?
Reflexive Pronoun
Had digunakan untuk subject pada passive voice (= object pada active voice) apapun. Adapun agent pada passive voice merupakan subject pada active voice.
Rumus passive voice dalam past perfect tense
Active Voice
S + had + past participle + direct object
Passive Voice
S (direct object) + had + been + past participle
Contoh kalimat Aktif
- They had used poison gas in World War I.
Contoh kalimat Pasif
- Poison gas had been used in World War I.
Penggunaan Indefinite Pronouns
Indefinite pronouns adalah kata ganti untuk orang, benda atau hal umum yang tidak spesifik.
a). Some digunakan dalam suatu kalimat pernyataan yang positif
contoh:
- I took some photos.
- There is some rice ini the bag.
- I have some one.
some juga digunakan dalam kalimat tanya yang mengharapkan jawaban "yes".
Contoh:
- Would you like some chocolate?
- Can/Have some coffee?
- Would you like some wine?
b). Any digunakan dalam suatu kalimat pernyataan yang negatif.
Contohnya:
- I didn't take any photos.
- There isn't any butter loafed.
- I haven't any matches.
Any juga digunakan dalam kalimat tanya.
Contohnya:
- Have you any money?
- Did you see any snakes?
- Is there any sugar on the table?
Reflexive Pronoun
Reflexive
Pronoun adalah pronoun (kata ganti) yang
digunakan untuk menyatakan bahwa subject (berupa
orang atau hewan) menerima aksi dari verb (reciprocal
action) pada suatu kalimat. Pronoun ini
terdiri dari: myself, yourself, herself, himself, itself,
pada bentuk singular,
dan yourselves, ourselves, dan themselves pada bentuk plural. Bentuknya yang identik
dengan intensive
pronoun
Contoh Kalimat Reflexive Pronoun
a.Singular
Myself = I‘m going to buy myself new jeans.
Yourself = It’s essential to treat others like you treat yourself.
Herself= She asked herself why she was easy to be panic.
Himself = Hendri didn’t blame himself for the accident.
Itself = The cat is licking itself.
b.Plural
Yourselves = Why don’t you watch yourselves on TV?
Ourselves = We should give time for ourselves to take a rest.
Themselves = The students ate cookies that they cooked by themselves.
Have Something Done
Merupakan kalimat yang berbentuk pasif. “have something done” yaitu telah melakukan sebuah kegiatan.
Contoh :
“I cut my hair”
“I have my hair cut”
Contoh Kalimat Reflexive Pronoun
a.Singular
Myself = I‘m going to buy myself new jeans.
Yourself = It’s essential to treat others like you treat yourself.
Herself= She asked herself why she was easy to be panic.
Himself = Hendri didn’t blame himself for the accident.
Itself = The cat is licking itself.
b.Plural
Yourselves = Why don’t you watch yourselves on TV?
Ourselves = We should give time for ourselves to take a rest.
Themselves = The students ate cookies that they cooked by themselves.
Have Something Done
Merupakan kalimat yang berbentuk pasif. “have something done” yaitu telah melakukan sebuah kegiatan.
Contoh :
“I cut my hair”
“I have my hair cut”
Pada kalimat diatas terdapat suatu perbedaan dalam
pengartiannya.
Pada kalimat “I cut my hair” artinya berarti bahwa “saya
memotong rambut saya”, jadi yang memotong rambut tersebut adalah saya sendiri.
Pada kalimat “I have my hair cut” artinya bahwa saya
memotong rambut dengan jasa orang lain. Jadi perbedaannya jika “I cut my hair”
saya melakukan sendiri dan pada kalimat “I have my hair cut” rambut saya
dipotong oleh orang lain.
Rumus “Have Something Done”.
(Have + Object + Past Participle)
Perhatikan beberapa contoh dibawah ini :
We didn’t want to cook so we had a pizza delivered
I had my car washed at that new place by the station
I had my watch fixed
Kalimat diatas yaitu contoh kalimat Have Something Done. Kalimat-kalimat tersebut memiliki arti sebagai berikut:
Kita tidak ingin memasak jadi kita akan pesan pizza.
Artinya: kita tidak ingin memasak, jadi kita memerlukan orang lain untuk mengantarkan pizza.
Saya telah mencuci mobil saya di tempat yang baru di dekat stasiun.
Artinya: saya telah mencuci mobil di tempat yang menyediakan pelayanan mencuci mobil.
Saya telah menonton.
Artinya: saya menonton tv untuk diri saya sendiri.
Perhatikan beberapa contoh dibawah ini :
We didn’t want to cook so we had a pizza delivered
I had my car washed at that new place by the station
I had my watch fixed
Kalimat diatas yaitu contoh kalimat Have Something Done. Kalimat-kalimat tersebut memiliki arti sebagai berikut:
Kita tidak ingin memasak jadi kita akan pesan pizza.
Artinya: kita tidak ingin memasak, jadi kita memerlukan orang lain untuk mengantarkan pizza.
Saya telah mencuci mobil saya di tempat yang baru di dekat stasiun.
Artinya: saya telah mencuci mobil di tempat yang menyediakan pelayanan mencuci mobil.
Saya telah menonton.
Artinya: saya menonton tv untuk diri saya sendiri.
Causative Verb
Causative verb adalah kata kerja yang digunakan untuk menunjukkan bahwa subject tidak bertanggungjawab langsung terhadap aksi yang terjadi melainkan seseorang atau sesuatu yang lain yang melakukan aksi tersebut.
Fungsi dan Rumus Causative Verbs
Kalimat causative verb terbagi menjadi 2 macam, yaitu active dan passive causative. Pada kalimat active causative verb, agent (yang mengerjakan aksi) diketahui. Sebaliknya, pada kalimat passive causative verb, agent biasanya tidak disebutkan.
Let, make, have, dan get merupakan causative verb yang umum digunakan
a. Let :
membiarkan seseorang melakukan sesuatu
Active:
S + let + agent + action verb (bare infinitive) + …
Contoh : The shepherd lets his sheep graze in the meadow.
b. Make
memaksa atau sangat menyakinkan seseorang untuk melakukan sesuatu
Active:
S + (make-made) + agent + action verb (bare infinitive) + …
Contoh : The manager makes her staff work hard.
c. Have
memberi tanggung jawab kepada seseorang untuk mengerjakan sesuatu untuk subjek
Active:
S + (have-had) + agent + action verb (bare infinitive) + objec
Contoh : Lala had her friend take her result test.
Passive:
S + (have-had) + object + action verb (V-3)
Contoh : I had my house renovated last week
d. Get
mirip dengan have namun dengan struktur kalimat yang berbeda
Active:
S + (get-got) + agent + action verb (to infinitive) + …
Contoh : The boy got his cat to chase a mouse.
Passive:
S + (got) + object + action verb (V-3)
Contoh : Yulia got her bedroom cleaned.
Determiner
Determiner adalah kata atau kelompok kata yang ditempatkan di depan noun untuk membatasi makna noun tersebut. Di traditional grammar, determiner sering disebut limiting adjective, walaupun berbeda maknanya dengan adjective biasa.
Fungsi dari Determiner, yaitu untuk membatasi makna suatu noun atau memperjelas suatu noun.Contohnya “I watch Movie”, pada kalimat tersebut tidak jelas makna dari kata “Movie”. Berbeda jika ditambahkan determiner di depan kata “Movie” tersebut, Contohnya seperti “I watch a Movie”. Kalimat tersebut terbaca lebih jelas dari kalimat semula.
Contoh soal Determiner
Pilih determiner yang benar terhadap masing-masing kalimat.
1. Bill doesn’t have (many/much) money.
2. John would like (a few/ a little) salt on his soup.
3. Dad bought (that/ those) cards yesterday.
Causative verb adalah kata kerja yang digunakan untuk menunjukkan bahwa subject tidak bertanggungjawab langsung terhadap aksi yang terjadi melainkan seseorang atau sesuatu yang lain yang melakukan aksi tersebut.
Fungsi dan Rumus Causative Verbs
Kalimat causative verb terbagi menjadi 2 macam, yaitu active dan passive causative. Pada kalimat active causative verb, agent (yang mengerjakan aksi) diketahui. Sebaliknya, pada kalimat passive causative verb, agent biasanya tidak disebutkan.
Let, make, have, dan get merupakan causative verb yang umum digunakan
a. Let :
membiarkan seseorang melakukan sesuatu
Active:
S + let + agent + action verb (bare infinitive) + …
Contoh : The shepherd lets his sheep graze in the meadow.
b. Make
memaksa atau sangat menyakinkan seseorang untuk melakukan sesuatu
Active:
S + (make-made) + agent + action verb (bare infinitive) + …
Contoh : The manager makes her staff work hard.
c. Have
memberi tanggung jawab kepada seseorang untuk mengerjakan sesuatu untuk subjek
Active:
S + (have-had) + agent + action verb (bare infinitive) + objec
Contoh : Lala had her friend take her result test.
Passive:
S + (have-had) + object + action verb (V-3)
Contoh : I had my house renovated last week
d. Get
mirip dengan have namun dengan struktur kalimat yang berbeda
Active:
S + (get-got) + agent + action verb (to infinitive) + …
Contoh : The boy got his cat to chase a mouse.
Passive:
S + (got) + object + action verb (V-3)
Contoh : Yulia got her bedroom cleaned.
Determiner
Determiner adalah kata atau kelompok kata yang ditempatkan di depan noun untuk membatasi makna noun tersebut. Di traditional grammar, determiner sering disebut limiting adjective, walaupun berbeda maknanya dengan adjective biasa.
Fungsi dari Determiner, yaitu untuk membatasi makna suatu noun atau memperjelas suatu noun.Contohnya “I watch Movie”, pada kalimat tersebut tidak jelas makna dari kata “Movie”. Berbeda jika ditambahkan determiner di depan kata “Movie” tersebut, Contohnya seperti “I watch a Movie”. Kalimat tersebut terbaca lebih jelas dari kalimat semula.
Contoh soal Determiner
Pilih determiner yang benar terhadap masing-masing kalimat.
1. Bill doesn’t have (many/much) money.
2. John would like (a few/ a little) salt on his soup.
3. Dad bought (that/ those) cards yesterday.
Question tag
Merupakan pertanyaan singkat di akhir kalimat/pernyataan yang digunakan untuk meminta persetujuan dari lawan bicara.
Question tag hanya terdiri dari kata kerja bantu (auxiliary verb) dan subjek pronoun (I, you, she, he, it, they, dan we). Di bawah ini adalah beberapa ketentuan dalam membuat question tag.
- Jika kalimatnya positif, maka question tag-nya negatif
Contoh:
- You are beautiful, aren’t you?
- Jika kalimatnya negatif, maka question tag-nya positif
Contoh:
- You are not beautiful, are you?
- Jika subjeknya I am, maka question tag-nya aren’t I. Namun, bila subjeknya I am not, maka question tag-nya am I.
Contoh:
- I am smart, aren’t I?
- Jika kalimatnya menggunakan kata kerja (verb), maka gunakan do/does untuk Verb 1 dan did untuk Verb 2 dalam membuat question tag-nya.
Contoh:
- You stay in Bandung, don’t you?
- Jika kalimatnya menggunakan modals, maka gunakan modals untuk question tag-nya. Khusus untuk modals have to, gunakan kata bantu do untuk question tag-nya.
Contoh:
- Sumanto can’t play piano, can he?
- Jika kalimatnya mengandung sebuah kata dengan arti negatif, seperti nobody, no one, seldom, nothing, hardly, barely, rarely, maka gunakan question tag positif.
Contoh :
- No one cares of me, do they?
- Jika subjeknya everyone, everybody, someone, somebody, no one dan nobody, maka gunakan they dalam question tag.
Contoh:
- Somebody played the guitar last night, didn’t they?
- Jika subjeknya everything, something, dan nothing, maka gunakan it dalam question tag.
Contoh:
- Everything should be ready, shouldn’t it?
- Jika kalimatnya berupa perintah atau larangan, gunakan will you untuk question tag-nya.
Contoh:
- Close the door, will you?
- Jika kalimatnya dimulai dengan let’s, maka question tag-nya adalah shall we
Contoh:
- Let’s wash the car, shall we?
So dan Such
Dalam bentuk kalimat bahasa Inggris, ‘So’ dan ‘Such’ adalah dua kata yang akan sering ditemukan. Keduanya termasuk ke dalam adverb of degree yang digunakan untuk menekankan kualitas dari seseorang atau sesuatu.
Contoh :
He has a daughter’(Dia memiliki seorang putri)
Kalimat tersebut adalah kalimat yang biasa atau normal, namun jika ditambahkan dengan salah satu diantara ‘So’ atau ‘Such’, maka akan memiliki makna yang berbeda, yaitu:
He has such a beautiful girl' (Dia memiliki seorang putri yang sangat cantik).
Kalimat di atas memiliki penekanan tertentu sehingga memiliki arti yang berbeda. Disitulah fungsi ‘So’ dan ‘Such’ yaitu sebagai penekanan statement di dalam suatu kalimat.
‘So’ ditempatkan setelah adjective (kata sifat), adverb (kata keterangan) atau noun phrase yang diawali dengan determiner (many, much, few, little).
Contoh:
- This company are so creative and active
‘Such’ diikuti oleh singular noun (kata benda tunggal) dengan artikel ‘a’ atau plural noun (kata benda jamak).
Contoh:
- She carried such a heavy suitcase
Merupakan pertanyaan singkat di akhir kalimat/pernyataan yang digunakan untuk meminta persetujuan dari lawan bicara.
Question tag hanya terdiri dari kata kerja bantu (auxiliary verb) dan subjek pronoun (I, you, she, he, it, they, dan we). Di bawah ini adalah beberapa ketentuan dalam membuat question tag.
- Jika kalimatnya positif, maka question tag-nya negatif
Contoh:
- You are beautiful, aren’t you?
- Jika kalimatnya negatif, maka question tag-nya positif
Contoh:
- You are not beautiful, are you?
- Jika subjeknya I am, maka question tag-nya aren’t I. Namun, bila subjeknya I am not, maka question tag-nya am I.
Contoh:
- I am smart, aren’t I?
- Jika kalimatnya menggunakan kata kerja (verb), maka gunakan do/does untuk Verb 1 dan did untuk Verb 2 dalam membuat question tag-nya.
Contoh:
- You stay in Bandung, don’t you?
- Jika kalimatnya menggunakan modals, maka gunakan modals untuk question tag-nya. Khusus untuk modals have to, gunakan kata bantu do untuk question tag-nya.
Contoh:
- Sumanto can’t play piano, can he?
- Jika kalimatnya mengandung sebuah kata dengan arti negatif, seperti nobody, no one, seldom, nothing, hardly, barely, rarely, maka gunakan question tag positif.
Contoh :
- No one cares of me, do they?
- Jika subjeknya everyone, everybody, someone, somebody, no one dan nobody, maka gunakan they dalam question tag.
Contoh:
- Somebody played the guitar last night, didn’t they?
- Jika subjeknya everything, something, dan nothing, maka gunakan it dalam question tag.
Contoh:
- Everything should be ready, shouldn’t it?
- Jika kalimatnya berupa perintah atau larangan, gunakan will you untuk question tag-nya.
Contoh:
- Close the door, will you?
- Jika kalimatnya dimulai dengan let’s, maka question tag-nya adalah shall we
Contoh:
- Let’s wash the car, shall we?
So dan Such
Dalam bentuk kalimat bahasa Inggris, ‘So’ dan ‘Such’ adalah dua kata yang akan sering ditemukan. Keduanya termasuk ke dalam adverb of degree yang digunakan untuk menekankan kualitas dari seseorang atau sesuatu.
Contoh :
He has a daughter’(Dia memiliki seorang putri)
Kalimat tersebut adalah kalimat yang biasa atau normal, namun jika ditambahkan dengan salah satu diantara ‘So’ atau ‘Such’, maka akan memiliki makna yang berbeda, yaitu:
He has such a beautiful girl' (Dia memiliki seorang putri yang sangat cantik).
Kalimat di atas memiliki penekanan tertentu sehingga memiliki arti yang berbeda. Disitulah fungsi ‘So’ dan ‘Such’ yaitu sebagai penekanan statement di dalam suatu kalimat.
‘So’ ditempatkan setelah adjective (kata sifat), adverb (kata keterangan) atau noun phrase yang diawali dengan determiner (many, much, few, little).
Contoh:
- This company are so creative and active
‘Such’ diikuti oleh singular noun (kata benda tunggal) dengan artikel ‘a’ atau plural noun (kata benda jamak).
Contoh:
- She carried such a heavy suitcase
Third Conditional
Third If Conditional menceritakan tentang apa yang dapat terjadi di masa depan namun sudah dipastikan tidak akan terjadi (no possibility).
Contoh kalimat:
- If James won the game show, he would have bought a house
Kalimat diatas menunjukkan bahwa bila seandainya James memenangkan game show tersebut, ia sudah pasti menggunakan hadiahnya untuk membeli rumah. Namun kenyataannya James tidak menang dalam game show tersebut sehingga ia tidak dapat membeli rumah.
Struktur dari kalimat third if conditional:
If + Past Perfect (Subject + had + verb 3) + Subject + would have + Verb 3
Contoh kalimat:
-If I had saved a lot of money, I would have gone travelling.
Conditional sentences merupakan kalimat bersyarat yang memiliki dua klausa (induk kalimat dan anak kalimat) yang dihubungkan menggunakan kata “IF”.
First Conditional
If + S + V1, S + will + V1 + O
Contoh Kalimat First Conditional Sentences :
- If I have free time, I will play football
Second Conditional
If + S + v2, S + would + v1 + O
Contoh Kalimat Second Conditional
-If I married with Nina, I would be happy.
DIRECT dan INDIRECT SPEECH
Direct Speech adalah kalimat yang diucapkan langsung dari si pembicara.Kalimat tersebut tidak diubah atau ditambah
Contoh :
-Erfin said, “I am so happy”.
Contoh :
-Erfin said that he was so happy
Jika Kata Kerja dalam induk kalimat bentuknya adalah PRESENT dan PRESENT PERFECT
atau adanya suatu keterangan yang umum pada induk kalimat, maka tidak ada
perubahan waktu dalam Kalimat tidak langsung.
Contoh :
-She asks me, “Are you sleepy?” She asks me wether I am sleepy
Sumber
http://inggrisonline.com/perbedaan-penggunaan-some-dan-any-much-many-a-lot-of/
http://www.hanibi.com/2013/10/penggunaan-some-any-many-much-lot-of.html#.VQvGWtKUdg0
http://inggrisonline.com/perbedaan-penggunaan-some-dan-any-much-many-a-lot-of/
http://www.ef.co.id/englishfirst/englishstudy/penggunaan-a-an-dan-the-dalam-bahasa-inggris.aspx
http://www.carabelajarbahasainggrisoke.com/2014/06/perbedaan-penggunaan-article-a-an-the-dalam-bahasa-inggris.html
http://www.ef.co.id/englishfirst/englishstudy/kalimat-pasif-simple-present-tense.aspx
http://tensesbahasainggris.net/tenses/present-continuous-tense
http://khairina94.blogspot.co.id/2013/05/have-something-done.html
http://www.belajarbahasainggris.us/2012/04/penjelasan-direct-dan-indirect-speech.html
http://www.studybahasainggris.com/direct-and-indirect-speech-materi-bahasa-english
http://cepatbisainggris.com/2014/04/04/pengertian-dan-contoh-conditional-sentences
http://www.ef.co.id/englishfirst/englishstudy/third-if-conditional-dalam-bahasa-inggris.aspx
http://www.tipsbelajarbahasainggris.com/cara-membuat-question-tag
Tidak ada komentar:
Posting Komentar